Pendidikan Pancasila dan Kesadaran Sosial Remaja di Era Digital: Studi Komparatif pada Sekolah Menengah di Kota Serang
https://doi.org/10.51574/jrip.v6i2.5492
Keywords:
Pendidikan Pancasila, Kesadaran Sosial Remaja, Era Digital, Studi PerbandinganAbstract
Era digital mengubah pola interaksi sosial remaja melalui tingginya intensitas penggunaan media digital yang berpotensi meningkatkan individualisme dan menurunkan kepedulian sosial. Pendidikan Pancasila berperan penting sebagai sarana penanaman nilai-nilai kebangsaan untuk memperkuat kesadaran sosial remaja. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh Pendidikan Pancasila terhadap kesadaran sosial remaja di era digital, mengidentifikasi faktor-faktor penghambat efektivitasnya, serta membandingkan pengaruhnya pada siswa SMAN 8 Kota Serang dan SMK 1 Pasundan Kota Serang. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei terhadap 233 siswa kelas XI di kedua sekolah, dipilih menggunakan teknik purposive sampling dengan rumus Slovin. Data dianalisis menggunakan regresi linear sederhana, uji korelasi, uji t, uji F, dan uji beda rata-rata (independent samples t-test) berbantuan SPSS 25. Hasil penelitian menunjukkan Pendidikan Pancasila berpengaruh positif dan signifikan terhadap kesadaran sosial remaja dengan persamaan regresi Y = 24,690 + 0,598X. Koefisien korelasi sebesar 0,5804 menunjukkan hubungan sedang, sedangkan koefisien determinasi sebesar 33,69% menunjukkan kontribusi Pendidikan Pancasila terhadap kesadaran sosial remaja. Hasil uji t (10,834 > 1,970) dan uji F (117,372 > 3,882) pada taraf signifikansi 0,000 memperkuat temuan tersebut. Faktor penghambat utama adalah rendahnya penghayatan nilai-nilai Pancasila secara afektif (mean = 2,9496). Tidak terdapat perbedaan rata-rata skor signifikan antar sekolah, namun pengaruh Pendidikan Pancasila lebih besar di SMK 1 Pasundan (R² = 39,67%) dibandingkan SMAN 8 Kota Serang (R² = 31,76%). Disimpulkan bahwa Pendidikan Pancasila berperan penting dalam meningkatkan kesadaran sosial remaja, tetapi perlu penguatan aspek afektif dan penyesuaian strategi pembelajaran dengan karakteristik masing-masing jenis sekolah.
Downloads
References
Aan, Saripudin, S., Hidayat, M. H., Panjaitan, R., Nuryati, N., Dewi, M., & Syarkawi, S. (2025). Sosialisasi jerat pergaulan bebas di SMK Negeri 1 Tanara. Jurnal Pengabdian Masyarakat Mentari, 1(6), 205–212.
Ahyati, A. I., & Dewi, D. A. (2021). Implementasi bela negara di era teknologi dalam pembelajaran Pendidikan Pancasila. Journal on Education, 3(3), 236–247.
Aragati, A. H., Widiastuti, E., Andria, M. L., Hudi, I., & Saputra, R. S. (2024). Transformasi Pendidikan Pancasila dalam era digital. Garuda: Jurnal Pendidikan Pancasila dan Filsafat, 2(2), 35–41.
Firmananda, F. I., Ependi, Z., Sumianto, S., Jati, P. Z., & Rianita, R. (2024). Penyuluhan nilai-nilai Pancasila dan toleransi terhadap peserta didik usia dini melalui literasi digital. Journal of Digital Community Services, 1(1), 19–24.
Haddock, A., Ward, N., Yu, R., & O’Dea, N. (2022). Positive effects of digital technology use by adolescents: A scoping review of the literature. International Journal of Environmental Research and Public Health, 19(21), 14009.
Hetemi, B., Abazi, K., Kryeziu, B., Hoxha, A., Hajrullahu, V., Gallopeni, F., & Taganoviq, B. (2023). Impact of empathic skills to social intelligence. Environment and Social Psychology, 8(3).
Khalaf, A. M., Alubied, A. A., Khalaf, A. M., & Rifaey, A. A. (2023). The impact of social media on the mental health of adolescents and young adults: A systematic review. Cureus, 15(8), e42990.
Khozin, K., Tobroni, T., & Rozza, D. S. (2024). Implementation of Albert Bandura’s social learning theory in student character development. International Journal of Advanced Multidisciplinary, 3(1), 102–112.
Kirani, A. P., & Najicha, F. U. (2022). Pentingnya Pendidikan Pancasila sebagai pedoman dalam menghadapi era society 5.0 mendatang. Jurnal Educatio FKIP UNMA, 8(2), 767–773.
Kurniawan, L. O., Saylendra, N. P., & Sanusi, A. R. (2024). Pengaruh penggunaan aplikasi Tiktok sebagai media pembelajaran Pendidikan Pancasila terhadap kesadaran sosial siswa. De Cive: Jurnal Penelitian Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan, 4(9), 311–317.
Kusumawati, R., Abbas, N., & Azizah, A. (2024). Peran keluarga dan teman sebaya dalam membentuk identitas sosial. JSPH: Jurnal Sosial Politik Humaniora, 1(1), 24–32.
Praharani, D. A., & Sukmayadi, T. (2023). Pentingnya pendidikan kewarganegaraan untuk membentuk kepribadian Gen Z di era 5.0. Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan, 10(2), 66–74.
Purwati, P., Japar, M., Qomariyah, L., & Tentama, F. (2024). Moral knowing, moral feeling, and moral action in reflecting moral development of students in junior high school. International Journal of Evaluation and Research in Education, 13(3), 1602–1609.
Sudarsono, B., Listyaningrum, P., Tentama, F., & Ghozali, F. A. (2024). Developing learning and training within industry model to improve work readiness of vocational high school students. International Journal of Evaluation and Research in Education, 13(3), 1731–1739.
Sugiyono. (2022). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.
Wulandari, A. T., Panggabean, S. A., Mubarok, F., & Antoni, H. (2025). Efektivitas Pendidikan Pancasila bagi Generasi Z dalam mencegah disintegrasi sosial di era digitalisasi. Journal of Student Research, 3(3), 16–26. https://doi.org/10.55606/jsr.v3i1.3585
Yulianti, W., & Rahmalina, W. (2022). Pengaruh perkembangan teknologi terhadap kehidupan sosial remaja. Jurnal Mitra Pengabdian Farmasi, 1(3), 80–84.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Fakhri Pratama

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.




