Pengabdian Penerapan Nilai-Nilai Pancasila Bagi Generasi Gen Z Dalam Lingkup Pesantren
DOI:
https://doi.org/10.51574/mammiri.v3i1.4856Keywords:
Pancasila, Generasi Z, pesantren, pendidikan karakter, pengabdian masyarakatAbstract
Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman serta penerapan nilai-nilai Pancasila pada generasi Gen Z di lingkungan Pondok Pesantren Tahfiz Al-Imam Ashim Kota Makassar. Latar belakang kegiatan ini didasarkan pada pentingnya penguatan nilai-nilai kebangsaan di tengah arus globalisasi dan digitalisasi yang berpotensi memengaruhi karakter generasi muda. Generasi Gen Z sebagai generasi yang adaptif terhadap teknologi memiliki peluang besar untuk berkembang, namun juga rentan terhadap pengaruh negatif seperti individualisme, hedonisme, dan lunturnya nilai-nilai kebangsaan..Metode yang digunakan dalam kegiatan ini meliputi ceramah interaktif, diskusi kelompok, serta simulasi penerapan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari. Pendekatan yang digunakan bersifat edukatif, partisipatif, dan kontekstual agar sesuai dengan karakteristik generasi Gen Z yang cenderung aktif dan kritis. Kegiatan ini dilaksanakan selama enam hari, yaitu pada tanggal 5 sampai 10 Januari 2026, dengan melibatkan santri sebagai peserta utama.Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman santri terhadap nilai-nilai Pancasila secara signifikan. Santri tidak hanya memahami Pancasila sebagai konsep teoritis, tetapi juga mampu mengaitkannya dengan kehidupan sehari-hari di lingkungan pesantren. Selain itu, terjadi perubahan sikap dan perilaku yang lebih mencerminkan nilai-nilai Pancasila, seperti meningkatnya kedisiplinan, tanggung jawab, kepedulian sosial, serta sikap saling menghargai dan bekerja sama. Implementasi nilai-nilai tersebut terlihat dalam aktivitas harian santri, seperti kehidupan asrama, kegiatan belajar, dan interaksi sosial.
References
Azyumardi Azra (2012) Pendidikan Islam: Tradisi dan Modernisasi di Tengah Tantangan Milenium III. Jakarta: Kencana.
Kaelan (2013) Pendidikan Pancasila. Yogyakarta: Paradigma.
Notonagoro (2010) Pancasila Secara Ilmiah Populer. Jakarta: Bina Aksara.
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia (2017) Penguatan Pendidikan Karakter (PPK). Jakarta: Kemendikbud.
Kementerian Agama Republik Indonesia (2019) Moderasi Beragama. Jakarta: Kemenag RI.
Thomas Lickona (2012) Educating for Character: How Our Schools Can Teach Respect and Responsibility. New York: Bantam Books.
Yudi Latif (2011) Negara Paripurna: Historisitas, Rasionalitas, dan Aktualitas Pancasila. Jakarta: Gramedia.
Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (2020) Pedoman Implementasi Nilai-nilai Pancasila. Jakarta: BPIP.
Zamroni (2011) Pendidikan Demokrasi pada Masyarakat Multikultural. Yogyakarta: Gavin Kalam Utama.
Doni Koesoema A (2010) Pendidikan Karakter: Strategi Mendidik Anak di Zaman Global. Jakarta: Grasindo.
Direktorat Jenderal Pendidikan Islam (2020) Panduan Pengabdian kepada Masyarakat Berbasis Pesantren. Jakarta: Kemenag RI.
Lexy J. Moleong (2017) Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Sugiyono (2019) Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.
UNESCO (2015) Global Citizenship Education: Topics and Learning Objectives. Paris: UNESCO.
Neil Howe and William Strauss (2000) Millennials Rising: The Next Great Generation. New York: Vintage Books.
Jean M. Twenge (2017) iGen: Why Today’s Super-Connected Kids Are Growing Up Less Rebellious. New York: Atria Books.
