Kajian Teoretis Dampak Paparan Media Digital terhadap Perkembangan Sosial-Emosional Anak Usia Sekolah Dasar
DOI:
https://doi.org/10.51574/judikdas.v5i2.5697Keywords:
Media Digital, Perkembangan Sosial-Emosional, Anak Sekolah Dasar, Teori Ekologi, Pendampingan Orang TuaAbstract
Meluasnya penggunaan gawai dan media digital pada anak usia sekolah dasar (6–12 tahun) berpotensi memengaruhi proses perkembangan sosial dan emosional mereka yang sangat menentukan kesejahteraan psikologis anak. Penelitian ini bertujuan untuk menguji relevansi teori perkembangan klasik, mengidentifikasi dimensi sosial-emosional yang rentan terdampak, serta merumuskan model interaksi konseptual antara penggunaan media digital dan perilaku anak. Penelitian kualitatif dengan desain tinjauan teoretis kritis (critical theoretical review) ini menganalisis 35 artikel ilmiah sekunder bereputasi terbitan sepuluh tahun terakhir melalui teknik penelusuran pustaka sistematis dan analisis tematik berbasis perangkat lunak NVivo 12. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Ecological Systems Theory dan Social Learning Theory memerlukan rekonseptualisasi karena media digital kini berperan sebagai mikrosistem baru yang memengaruhi sosialisasi anak melalui penguatan algoritmik. Dimensi regulasi emosi dan empati ditemukan sebagai aspek yang paling rentan mengalami penurunan fungsi akibat penggunaan layar berlebihan (excessive screen time). Selain itu, dampak media digital terhadap perilaku anak tidak berlangsung secara langsung, melainkan dipengaruhi oleh pola pendampingan orang tua (parental mediation) dan iklim sosial di sekolah sebagai variabel perantara. Berdasarkan temuan tersebut, direkomendasikan agar pendidik dan orang tua merancang strategi pengasuhan digital yang komunikatif serta menerapkan literasi media berbasis interaksi nyata untuk menjaga tumbuh kembang sosial-emosional anak.
References
Anggrian, M., & Saefurahman, I. M. (2025). Teori Perkembangan Kognitif Piaget dan Implementasinya dalam Pembelajaran. RECQA, 2(1), 1–11. https://doi.org/10.64724/y20wk478
Barnett-Page, E., & Thomas, J. (2009). Methods for the synthesis of qualitative research: A critical review. BMC Medical Research Methodology, 9(1). https://doi.org/10.1186/1471-2288-9-59
Dzikri, A. F., Fadhilah, F. R., & Surayanah. (2026). Penguatan Nilai Empati sebagai Bagian Pendidikan Karakter Siswa di UPT Satuan Pendidikan SDN 1 Kepanjenlor. Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial & Hukum, 4(3), 5686–5700. https://doi.org/10.61104/alz.v4i3.6218
Fadly, D., & Islawati. (2024). Tantangan Bagi Perkembangan Psikososial Anak dan Remaja di Era Pendidikan Modern: Studi Literatur. Venn: Journal of Sustainable Innovation on Education, Mathematics and Natural Sciences, 3(2). https://doi.org/10.53696/venn.v3i2.156
Faizah, N., & Liliana, I. (2025). Menumbuhkan sikap sosial emosional EMC2 terhadap psychological well-being pada siswa sekolah dasar. Scholaria: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan, 15(1), 13–22. https://doi.org/10.24246/j.js.2025.v15.i1.p13-22
Imellia, D. H., Mardaniarti, D. A. P., & Anggriani, D. (2025). Pengaruh Pola Asuh Orang Tua terhadap Kesehatan Mental Anak. Lektur: Jurnal Ilmu Komunikasi, 8(1), 21–28. https://doi.org/10.21831/lektur.v8i1.23724
Khoiriyah, S. (2024). Digitalisasi Permainan: Dampak dan Tren Pergeseran dari Permainan Tradisional ke Dunia Digital. Sinar Dunia: Jurnal Riset Sosial Humaniora Dan Ilmu Pendidikan, 3(4), 320–333. https://doi.org/10.58192/sidu.v3i4.2801
Lisnarti, & Nirmala, S. (2025). Uses and Gratifications dalam Media Sosial Algoritmik: Tantangan dan Kesenjangan antara Gratifications Sought dan Gratifications Obtained. Jurnal Kajian Dakwah Dan Masyarakat Islam, 15(2), 162–173. https://doi.org/10.47766/liwauldakwah.v15i2.7095
Najibah, N. S., Rahayu, T. S., & Tazkiyah, N. (2026). Pemanfaatan Media Digital sebagai Alat Pembelajaran Interaktif bagi Anak. Jurnal Anak Usia Dini Holistik Integratif (AUDHI), 8(2), 133. https://doi.org/10.36722/jaudhi.v8i2.5264
Ni’mah, A. F., & Mawardi, K. (2026). Teori sistem ekologi Bronfenbrenner dan implementasinya dalam model pendidikan integratif: Analisis koordinasi multipihak (keluarga, sekolah, komunitas dan kebijakan). Al-Urwatul Wutsqo: Jurnal Ilmu Keislaman dan Pendidikan, 7(1), 283–291. https://ejournal.stai-alhidayah.ac.id/jurnalalurwatulwutsqo/article/view/321
Nisa, K., Ismaiyah, N., & Azizah, N. (2026). Overstimulasi Digital pada Anak Usia Dini: Analisis Pola Parenting, Regulasi Emosi, dan Kemampuan Interaksi Sosial dalam Kajian Literatur. JIEEC (Journal of Islamic Education for Early Childhood), 8(1), 287–297. https://doi.org/10.30587/jieec.v8i1.11688
Nugraha, M. Y., Efendi, R., Yolanda, Harto, K., & I. P. P. (2025). Perkembangan masa anak/sekolah (fisik, intelektual, emosi, sosial, moral, serta agama) dan implikasinya pada Pendidikan Agama Islam. Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 10. https://journal.unpas.ac.id/index.php/pendas/article/view/23235
Nur Alfaeni, D. K., & Rachmawati, Y. (2023). Etnoparenting: Pola Pengasuhan Alternatif Masyarakat Indonesia. Aulad: Journal on Early Childhood, 6(1), 51–60. https://aulad.org/index.php/aulad/article/view/432
Octavian, T., & Santioso, L. L. (2025). Otak Gen Z sebagai Aset Strategis: Neuropsikologi Pendidikan untuk Human Capital Indonesia di Panggung Dunia. Prosiding Temu Ilmiah Nasional (Tin), 3(01).
Pribadi, B. A. (2022). Media teknologi (Edisi 2). Universitas Terbuka.
Purwasih, Y. (2024). Faktor Faktor Yang Mempengaruhi Degradasi Moral Pada Siswa Sekolah Dasar Di Era Digital. Jurnal Stikes Banyuwangi, 2(2), 306–312. https://doi.org/10.54832/jupe2.v1i2.151
Putri, A. R. (2025). Peran Albert Bandura dalam Pengembangan Teori Pembelajaran Sosial dan Implikasinya dalam Pendidikan IPS. Journal Cerdas Mahasiswa, 149–163.
Rizki, N. jimatul. (2024). Penerapan Teori Perkembangan Sosial Dan Kepribadian Erikson Dalam Pendidikan: Pendekatan Psikososial Untuk Optimalisasi Pembelajaran. Epistemic: Jurnal Ilmiah Pendidikan, 3(3), 462–481. https://doi.org/10.70287/epistemic.v3i3.69
Salim, N. A. (2022). Integrasi teknologi dalam pendidikan anak usia dini: menilai dampaknya pada perkembangan kognitif. Jurnal Warna : Pendidikan Dan Pembelajaran Anak Usia Dini, 7(2), 96–107. https://doi.org/10.24903/jw.v7i2.1533
Setiaji, A. D., & Mahardika, E. S. (2026). Hybrid moral regulation of working families in the cyber era and its impact on the psychological well being of indonesian adolescents. Journal of Psychology and Holistic Health, 1(1), 34–43. https://journals.umpku.ac.id/index.php/jphh/article/view/535
Sipahelut, S., Renyut, B. C., Kiriweno, S. L., & Tamaela, E. Y. (2026). Dinamika Interaksi Sosial Keluarga di Era Digital: Teknologi Informasi dan Komunikasi Serta Relasi Orang Tua dan Anak. Jurnal Inovasi Manajemen Publik, 1(1), 43–54. https://doi.org/10.55098/jimp.1.1.43-54
Sofa, R. M. (2025). Pengaruh Intensitas Bermain Game Online terhadap Regulasi Emosi Siswa : Tinjauan Literatur. Jurnal Imiah Pendidikan Dasar (JIPDAS), 5(4), 4801–4810. https://doi.org/10.37081/jipdas.v5i4.4324
Sudeka, M., Setiawan, A., Studi, P., Teknik, P., Surakarta, U. M., Yani, J. A., Pabelan, M., & Surakarta, K. (2024). Analisis Hubungan Intensitas Penggunaan Gawai (Screen Time) Dengan Perkembangan Sosial-Emosional Anak Pada Era Digital. Pendidikan Informatika Dan Sains, 13(2), 102–110. https://doi.org/10.31571/saintek.v13i2.11124
Tuhumena, W. A. (2022). Etika masyarakat digital.
Warini, S., Hidayat, Y. N., & Ilmi, D. (2023). Teori belajar sosial dalam pembelajaran. ANTHOR: Education and Learning Journal, 2(4), 566-576.
Wisudaningsih, E. T., Animan, M. Z., & Abidin, M. Z. (2025). Dinamika Perkembangan Anak Usia Dini : Kajian tentang Motorik, Bahasa, Fantasi, dan Sikap Sosial. IHSAN : Jurnal Pendidikan Islam, 3(4), 1040–1050. https://doi.org/10.61104/ihsan.v3i4.2434
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Anggi Nurmalita, Muhammad Furqan, Dini Fitriyani, Muhammad Azrun Parinduri, Nurhilal Ahmad Fathin Abdurrasyid

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
By submitting an article manuscript, the author agrees to all policies set forth by the journal and publisher.
The author declares that:
- They have been authorized by their co-authors to enter into this agreement.
- The work described has not been officially published before, except in the form of an abstract or as part of a lecture, review, thesis, or preprint journal.
- The work is not currently under consideration for publication elsewhere.
- Its publication has been approved by all authors and by the responsible authorities—either implicitly or explicitly—of the institution where the work was conducted.
- They have obtained the right to reproduce any material that has been published or copyrighted elsewhere.
- They agree to the following license and copyright agreement.
License and Copyright Agreement
Authors publishing in Jurnal Ilmu Pendidikan Dasar Indonesia agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal the right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike (CC BY-SA 4.0) License, which allows others to share the work with acknowledgment of the authorship and initial publication in this journal.
- Authors may enter into additional non-exclusive contractual agreements for the distribution of the journal's published version of the work (e.g., posting it to an institutional repository or publishing it in a book), with acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their websites) before and during the submission process, as this can lead to productive exchanges, as well as earlier and increased citation of the published work.

3.png)

3.png)