Pengembangan Flipbook Interaktif Berbasis Literasi Digital untuk Penguatan Kompetensi Pedagogik Guru Sekolah Minggu

Authors

  • Musa Marsel Maipauw Universitas Pattimura Ambon
  • Leonid Ritiauw Universitas Pattimura Ambon
  • Alcytha Pascallia Heumassy Universitas Pattimura Ambon

DOI:

https://doi.org/10.51574/judikdas.v5i4.5973

Keywords:

Flipbook Interaktif, Literasi Digital, Kompetensi Pedagogik Guru

Abstract

Transformasi digital menuntut pendidik memiliki kompetensi literasi digital dalam merancang pembelajaran yang adaptif dan inovatif. Namun, dalam konteks pendidikan nonformal keagamaan, khususnya Sekolah Minggu, pemanfaatan media pembelajaran digital masih terbatas dan cenderung konvensional. Kondisi ini menunjukkan perlunya inovasi media yang tidak hanya mendukung proses pembelajaran, tetapi juga memperkuat kompetensi pedagogik guru Sekolah Minggu. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan flipbook interaktif berbasis literasi digital serta menguji efektivitasnya dalam penguatan kompetensi pedagogik guru Sekolah Minggu. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model ADDIE yang meliputi tahap analisis, desain, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Subjek penelitian adalah guru Sekolah Minggu pada gereja mitra. Instrumen yang digunakan meliputi lembar validasi ahli, angket kompetensi pedagogik, dan lembar observasi. Data dianalisis secara deskriptif untuk menilai kelayakan produk serta menggunakan uji statistik untuk mengukur efektivitas. Hasil penelitian menunjukkan  bahwa produk flipbook interaktif terbukti sangat layak berdasarkan penilaian akumulatif validasi ahli sebesar 93,0% (ahli media 90,0% dan ahli materi 92,1%). Pada uji efektivitas penguatan kompetensi pedagogik guru, diperoleh rata-rata presentase sebesar 87,50% (kategori sangat layak) pada uji kelompok sedang yang mencangkup aspek pemahaman karakteristik peserta didik (87,50%), teori belajar dan prinsip pembelajaran (86,50%), pengembangan kurikurum (85,00%, serta pelaksanaan pembelajaran yang mendidik (91,50%). Hasil analisis statistik inferensial menggunakan paired sample t-test juga mengkonfirmasi adanya peningkatan signifikan pada kompetensi pedagogik guru sebelum dan sesuah penggunaan media.

References

Anjani, P., & Usman, H. (2024). Analisis kebutuhan guru terhadap bahan ajar digital IPA berbasis Learning Cycle 5E di sekolah dasar. ELSA (Elementary School Education Journal), 8(2), 112–121. https://doi.org/10.30651/else.v8i2.21063

Arikunto, S. (2013). Prosedur penelitian: Suatu pendekatan praktik. Rineka Cipta.

Branch, R. M. (2009). Instructional design: The ADDIE approach. Springer. https://doi.org/10.1007/978-0-387-09506-6

Caena, F., & Redecker, C. (2021). Aligning teacher competence frameworks to 21st century challenges: The case for the European Digital Competence Framework for Educators (DigCompEdu). European Journal of Education, 56(2), 308–324. https://dx.doi.org/10.1111/ejed.12345

Falloon, G. (2021). From digital literacy to digital competence: The teacher digital competency (TDC) framework. Educational Technology Research and Development, 69(5), 2449–2472. https://doi.org/10.1007/s11423-020-09767-4

Gilster, P. (1997). Digital literacy. Wiley.

Koehler, M. J., & Mishra, P. (2009). What is technological pedagogical content knowledge? Contemporary Issues in Technology and Teacher Education, 9(1), 60–70. https://www.doi.org/10.70725/833004pqfpbd

Mayer, R. E. (2021). Multimedia learning (3rd ed.). Cambridge University Press. https://doi.org/10.1017/9781108894333

Redecker, C. (2022). European framework for the digital competence of educators (DigCompEdu): Updated analytical report. Publications Office of the European Union. https://dx.doi.org/10.2760/159770

Riduwan. (2015). Dasar-dasar statistika. Alfabeta.

Rudini, M., & Saputra, A. (2022). Kompetensi pedagogika guru dalam memanfaatkan media pembelajaran berbasis TIK masa pandemi Covid-19. Aksara: Jurnal Ilmu Pendidikan Nonformal, 8(2), 841–852. https://doi.org/10.37905/aksara.8.2.841-852.2022

Sugiyono. (2021). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.

Sulistyarini, W., & Fatonah, S. (2022). Pengaruh pemahaman literasi digital dan pemanfaatan media pembelajaran terhadap kompetensi pedagogik guru era digital learning. Journal of Educational Learning and Innovation (ELIa), 2(1), 34–48. https://doi.org/10.46229/elia.v2i1.383

UNESCO. (2023). Global education monitoring report 2023: Technology in education – A tool on whose terms? UNESCO Publishing. https://doi.org/10.54676/aatw1274

United Nations. (2023). The sustainable development goals report 2023: Special edition. United Nations.

Wang, Y., & Huang, R. (2022). Interactive e-book design and its impact on learner engagement and motivation. Computers & Education Open, 3, 100087. https://doi.org/10.1016/j.caeo.2022.100087

Zaidi, A. M., Wiryokusuma, I., & Karyono, H. (2020). Pengembangan multimedia interaktif berbasis proyek dengan model ADDIE pada mata pelajaran desain media interaktif SMK. Jurnal Pendidikan: Riset dan Konseptual, 4(3), 345–355. https://doi.org/10.28926/riset_konseptual.v4i3.228

Zhang, L., Carter, R. A., & Qian, X. (2021). Digital book design and learner interaction: A systematic review. Educational Technology Research and Development, 69(6), 3155–3178. https://doi.org/10.1007/s11423-021-10058-0

Downloads

Published

2026-11-04

How to Cite

Maipauw, M. M., Ritiauw, L., & Heumassy, A. P. (2026). Pengembangan Flipbook Interaktif Berbasis Literasi Digital untuk Penguatan Kompetensi Pedagogik Guru Sekolah Minggu. JUDIKDAS: Jurnal Ilmu Pendidikan Dasar Indonesia, 5(4), 929–946. https://doi.org/10.51574/judikdas.v5i4.5973

Similar Articles

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.